Hai...
Sudah lama ya aku tak menulis kisah lagi.
Merangkai kata demi kata, kalimat dengan kalimat.
Banyak yang ingin aku ceritakan dan banyak kisah yang ingin aku bagikan, tapi belum bisa aku tuangkan disini.
Yah... 3 th yang lalu belahan jiwa ku di jemput Allah SWT. Dunia ku seakan runtuh, mati dan gelap.
Hubungan 13 th tanpa pertengkaran yg dasyat, rumah tangga adem ayem. Dan kita baru dikaruniai anak yg lucu - lucu badai itu datang dan memporak porandakan semua nya.
Aku hanya diam menatap kepergian nya.
Melihat dia terbungkus kain putih, tak bisa air mata ini menetes.
Semua diam, terpaku, dan kepergiannya menyisakan trauma dan depresi yg luar bisa.
Yah.. sungguh ironis bagiku yang terlalu menyebutnya sebagai dunia ku. Kini dunia itu runtuh tak dapat lagi ku raih.
Tapi aku bersyukur mempunyai anak - anak yang menggeskan. Penyembuh luka dan penyemangat dikala aku pesimis.
Aku tau Tuhan tak akan membiarkan aku sendiri makanya Tuhan menghadirkan 2 anak perempuan untuk menemaniku.
Menjadi tempat curhat ku, dan menjadi teman yang asik.
Kini sedikit demi sedikit luka itu mulai sembuh tapi dengan hati yang mati.
Beberapa kali ada yang mencoba untuk mengisi tapi nyatanya tidak berhasil dan pergi begitu saja.
Biarkan waktu yang akan menyelesaikan semua tantangan ini.
Aku masih sama dengan senyum yang samar - samar. Dan dengan menyembuhkan luka tapi tak terlihat.